Halo sobat KP. Gimana nih kabar kalian semua? Mimin harap baik-baik saja ya. Kali ini Mimin akan membahas artikel yang cukup menarik yaitu tentang aurora. Nah, sobat KP sudah tahu belum apa iitu. Banyak loh para turis yang rela jauh-jauh pergi ke tempat dia bisa melihat aurora, karena hanya di tempat tertentu saja.Yaps, tepatnya di lingkar kutub.

Pertunjukan cahaya di langit ini bisa diamati tanpa alat apapun oleh pengamat di Bumi maupun di angkasa.

Apa sih aurora itu?

Sumber : Unsplash.com by : Lucas Marcomini

Seperti namanya aurora adalah sejenis cahaya nah jelasnya Aurora adalah cahaya kutub yang menyala-nyala dan seperti menari di langit malam  pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari (angin surya). Pada abad ke-4 SM, Aristoteles menyebut aurora sebagai chasmata yang berarti “letusan yang terjadi di langit”.

Disebut juga sebagai cahaya kutub karena hanya bisa dilihat di negara sekitar kutub Utara dan Selatan, jadi tidak bisa dilihat di negara yang berdekatan dengan garis khatulistiwa. Aurora di kutub Utara bernama Aurora Borealis sementara di kutub Selatan bernama Aurora Australis. Nah untuk negaranya sendiri yang paling terkenal untuk melihat Aurora Borealis adalah New Zealand.

Proses terjadinya Aurora

Aurora dapat terbentuk akibat atom-atom atau molekul-molekul yang saling bertabrakan dengan partikel bermuatan, terutama elektron dan proton yang berasal dari matahari. Benturan tersebutlah yang membuat warna sinar unik di langit, seperti warna hijau yang merupakan benturan dari partikel elektron dan molekul nitrogen sedangkan warna merah berasal dari benturan partikel elektron dan molekul oksigen. 

Hal yang mempengaruhi Aurora juga adalah angin matahari. Angin matahari adalah aliran partikel yang keluar dari matahari. Aliran partikel tersebut menggerakkan sebagian atau sejumlah besar muatan listrik di atmosfer.

Kira-kira nih apa aja si yang unik di Aurora itu?

Sumber : Unsplash.com by : Nicolas J. Leclerq
  1. Aurora tidak hanya terjadi di Bumi. Cahaya seperti tirai ini juga terbentuk pada planet-planet gas dengan medan magnet yang kuat seperti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Namun, aurora yang dihasilkan berbeda dari segi bentuk dan warnanya. Perbedaan warna aurora yang tampak oleh pengamat merupakan hasil dari benturan partikel energetik dari Matahari dengan partikel dari unsur yang berbeda yang ada di atmosfer. 
  2. Nama Aurora sendiri berasal dari seorang Dewi Fajar Romawi. Sedangkan untuk Borealis sendiri berasal dari kata ‘Boreas’ dalam bahasa Yunani yang berarti angin Utara .
  3. Pada 1619 penduduk asli Amerika (Inuit) mempercayai kalau Aurora Borealis merupakan roh nenek moyang yang bermain dengan tengkorak walrus. Sementara itu, dalam cerita rakyat Finlandia, Aurora Borealis muncul akibat beruang kutub yang lari ke arah gunung wilayah utara. Kemudian, bulu beruang tersebut menyebabkan percikan api dan terbang ke langit sehingga menimbulkan aurora.
  4. Ketika fenomena aurora terjadi, cahaya langit akan berubah-ubah dari redup ke terang dan sebaliknya. Sifat cahaya yang tidak stabil ini tidak begitu aman bagi mata dan lebih baik melihat dengan kamera.

Beberapa negara untuk tempat melihat aurora :

Sobat KP kan sudah tahu bahwa hanya di lingkar kutub saja yang dapat melihat aurora. Kira-kira apa saja ya? Yuk simak!.

  1. Abisko, Swedia

Walaupun merupakan tempat terpencil namun aksesnya sangat mudah karena dapat dijangkau oleh kereta api. Di tempat ini tersedia berbagai hotel, lalu kegiatan ski, lintas alam, naik kereta yang ditarik oleh anjing, dan hiking. 

Waktu berkunjung yang terbaik untuk melihat aurora adalah sekitar pada tanggal 6 Desember dan 6 Januari, karena pada saat itu matahari tidak terbit.

  1. Tromso, Norwegia

Terletak di sebuah pulau dan dikelilingi oleh pegunungan serta fjord (teluk di pinggir laut) yang indah. Namun, kota ini memiliki cukup polusi udara sehingga membuat melihat aurora tidak jernih.

  1. Nuuk, Greenland

Nah ini merupakan tempat yang paling unik karena populasi di kota ini hanya sedikit, dan polusi udara yang sangat rendah sehingga dapat melihat aurora dengan jelas. Tempat ini juga menawarkan pemandangan lainnya, seperti gunung es dan fjord.

  1. Reykjavik, Islandia

Tempat ini merupakan tempat populer melihat aurora. Wisatawan banyak yang pergi ke tempat ini untuk melihat aurora karena tempat ini tidak hanya menyuguhi pemandangan aurora tapi juga pantai, gunung, gletser, air terjun. 

  1. Healy, Alaska

Tempat ini adalah tempat terbaik dan paling terkenal karena tempat ini merupakan kota kecil di dekat Taman Nasional Denali dan sangat dekat dengan oval aurora sehingga wisatawan bisa melihat aurora dengan sangat jelas.

Spot terbaik tepi danau Black Diamond Resort. Selain itu, di tempat ini juga bisa berkunjung ke Taman Nasional Denali, arum jeram sungai Nenana, dan mendaki hutan.

Nah, gimana sobat KP? Sudah banyak tahu ya tentang aurora. Tertarik kesana? 

Mau melihat Aurora Borealis atauAustralis nih kira-kira? 

Apapun itu jangan lupa siapkan perjalanan melihat aurora dengan matang. Buat yang butuh kamar juga bisa banget nih pesan di Kamar Pelajar yang pasti hemat, nyaman, tambah teman! 😉

Post your comment

Your email address will not be published.