Faktor Psikologis yang Memengaruhi Seseorang dalam Memilih Tempat Wisata

Sumber : Freepik

Halo Sobat KP! Adakah diantara kalian yang hobi jalan-jalan ke tempat baru?

Apakah kalian tahu, bahwa menurut penelitian beberapa ahli, ternyata faktor psikologis bisa memengaruhi seseorang untuk berkunjung ke suatu tempat wisata, lho? Dalam jurnalnya, Adhi, Endang NP, dan Shanti (2016), menyatakan bahwa ada 6 faktor psikologis yang memengaruhi seseorang dalam memilih tempat wisata yang akan (atau ingin) dia kunjungi. 

Apa sih faktor psikologis? Faktor psikologis adalah proses intern yang ada dalam seseorang dan memiliki pengaruh sangat kuat dalam menentukan keputusan pemilihan tempat wisata (Adhi, Endang NP, dan Shanti, 2016). Seperti yang telah dituliskan di atas, faktor psikologis sendiri dibagi menjadi beberapa bagian. Mari kita bahas satu per satu!

  1. Kepribadian.

Kepribadian adalah hal yang menggambarkan ciri khas atau keunikan masing-masing dan hal yang membedakan antara satu individu dengan individu lain. Dalam ilmu psikologi, mengetahui kepribadian seseorang bisa membantu kita untuk meramalkan perilaku yang bersangkutan ataupun kecenderungan seseorang ketika menghadapi situasi tertentu (Suherlan dan Budiono, 2013 : 28).

Oh iya, kalau kalian ingin mengunjungi tempat wisata, biasanya apa sih yang jadi bahan pertimbangan? Apakah tempat wisata tersebut harus sesuai dengan kalian yang adventurous, (misalnya). Jadi kalian akan cari destinasi yang punya trek menantang. Atau mungkin, kalian yang suka belajar Sejarah nggak suka ke tempat-tempat menantang, lebih pilih ke museum. Ternyata hal ini sejalan lho dengan teori psikologis, “Seseorang memiliki tendensi untuk bertahan pada hal yang memberi mereka kepuasan dan kenyamanan, meskipun dihadapkan pada situasi yang berbeda-beda.” Adhi, Endang NP, dan Shanti (2016 : 42-43).

  1. Kebutuhan.

Kebutuhan adalah sesuatu yang kita butuhkan, hal yang ingin kita penuhi untuk mencapai level kepuasan tertentu. Sedangkan kepuasan adalah perasaan yang kita rasakan ketika mencapai level tertentu dan mendapat hal yang kita inginkan. (Cambridge Dictionary)

Simkova (2013), menulis bahwa kepuasan seseorang ternyata punya pengaruh besar pada gambaran mereka tentang sebuah destinasi. Dan hal ini juga punya pengaruh besar ke kebutuhan seseorang. 

Oh iya, apakah kalian pernah tahu teori Maslow tentang kebutuhan? Ternyata hal ini bisa kita hubungkan dengan dunia pariwisata. Kok bisa sih? Yuk kita bahas : 

  1. Kebutuhan Psikologis dan Rasa Aman. (Level 1&2)

Kebutuhan psikologis adalah kebutuhan yang berhubungan dengan gastronomy (berkaitan dengan makanan apa yang tersedia), dan juga akomodasi (ke tempat tujuan). 

Sedangkan kebutuhan akan rasa aman adalah kebutuhan untuk dilindungi dari segala risiko kejahatan yang tidak diinginkan (vandalisme, pencurian, kekerasan domestik). 

  1. Kebutuhan Sosial. (Level 3).

Kebutuhan Sosial ini maksudnya adalah kebutuhan untuk ada dalam suatu kelompok. Nggak hanya soal hubungan antar wisatawan ya, tapi juga bisa hubungan wisatawan dengan orang sekitar sana. Karena inti dari pariwisata sendiri kan bertemu orang, bertukar pikiran, budaya, personal value, dsb. 

Oh iya, ada fakta yang menarik lho teman-teman. Jalan-jalan dengan perhitungan waktu yang rapi dan teratur, ternyata malah bikin kita tambah stres dan punya kecenderungan perilaku anti sosial. Jadi nanti kalau jalan-jalan nggak usah teratur banget, deh. Let go with the flow. ?

  1. Kebutuhan untuk diapresiasi dan realisasi diri (self-realization). (Level 4&5). 

Hubungan antara wisatawan dan penyedia jasa pariwisata adalah hal yang tidak bisa dipisah. Kenapa? Contoh, aku jalan-jalan ke tempat A. Di tempat A, aku sewa e-bike. Waktu sewa e-bike, ternyata ada masalah. Tapi mbak-nya baik, cekatan, dan karena hal itu, aku merasa diapresiasi dan puas. 

Kepuasan kita sebagai klien ini juga memengaruhi keputusan kita di masa depan. Apa kita mau kesana lagi atau nggak. Dan kepuasan kita inilah yang akan ‘mengundang’ rasa self realization. Apakah liburan kita sempurna dan sesuai keinginan? Apakah kita merasa oke dan puas? 

  1. Persepsi.

Persepsi adalah proses yang digunakan seseorang untuk memilih, mengorganisasikan, menginterpretasi sebuah informasi untuk menciptakan sebuah gambaran berarti. Persepsi orang terhadap sebuah objek biasanya akan berbeda-beda dan subjektif, bergantung pada pemikiran dan lingkungan sekitarnya (Adhi, Endang NP, dan Shanti, 2016).

Hasil penelitian menyatakan bahwa persepsi pengunjung ternyata memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung. Kok bisa? Hal ini terjadi karena, persepsi digunakan oleh individu / konsumen sebelum memutuskan sesuatu. (Adhi, Endang NP, dan Shanti, 2016). 

Semakin konsumen mempersepsikan bahwa produk A lebih unggul dibanding yang lain, keinginan mereka untuk membeli akan semakin tinggi. Hal yang sama juga berlaku ketika seseorang ingin memilih tempat wisata. Semakin kita merasa bahwa tempat A lebih nyaman, lebih bagus, lebih baik daripada yang lain, maka semakin kita ingin untuk kesana. 

  1. Motivasi.

Dalam penelitiannya, Adhi, Endang NP, dan Shanti (2016) menyatakan bahwa motivasi berpengaruh besar bagi keputusan berkunjung seseorang. Hal ini disebabkan oleh faktor bahwa setiap individu memiliki energi dari dalam diri masing-masing, yang ditandai dengan timbulnya kebutuhan yang ingin dipenuhi.

  1. Sikap.

Sikap adalah inti perasaan suka tidak suka dan setuju atau tidak setuju kita terhadap suatu hal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap keputusan berkunjung, karena sikap  merupakan komponen psikologi yang dapat memengaruhi keputusan. (Adhi, Endang NP, dan Shanti, 2016). Semakin kita suka tempat wisata tertentu, maka semakin tinggi kecenderungan kita untuk (ingin) berkunjung kesana. 

  1. Mere Exposure Effects (Familiaritas).

Ini adalah teori psikologis yang menyatakan bahwa semakin kita terpapar akan suatu hal, maka semakin tinggi kecenderungan kita untuk mengembangkan preferensi terhadap hal tersebut.

Hekkert, Thurgood, dan Whitefield (2013), menyatakan bahwa paparan berulang ternyata dapat menambah daya tarik kita akan suatu hal. Demikian halnya dengan pemilihan tempat wisata. Semakin kita terpapar informasi yang membahas hal tersebut, maka semakin kita merasa bahwa tempat wisata tersebut menarik untuk dikunjungi. 

Nah, di atas adalah penjabaran dari beberapa faktor psikologis yang dapat memengaruhi dalam memilih destinasi wisata yang ingin kita kunjungi. Ternyata manusia adalah makhluk yang kompleks, ya. Hal ‘sesederhana’ memilih tempat wisata pun dipengaruhi oleh banyak hal.

Ngomong-ngomong tentang memilih destinasi wisata, teman-teman sendiri saat ini ingin berkunjung kemana? Negara mana yang ada dalam wishlist kalian? Yang jelas, dimanapun destinasi wisata yang ingin kalian kunjungi,  jangan lupa untuk pesan kamar via Kamar Pelajar, ya. Kalian bisa kunjungi website Kamar Pelajar (https://kamarpelajar.id/kamar) untuk pilih dan cek ketersediaan kamar yang kalian minati. 

Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Referensi : 

Simkova, E. (2013). Psychology and its Application in Tourism, 317-321. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877042813053433 

Harsanti, K.D. dkk. (2013). Pengaruh Bauran Pemasaran, Psikologis, dan Faktor Lingkungan Terhadap Keputusan Wisatawan Mengunjungi Obyek Wisata Masjid Agung Jawa Tengah, 1-9.  https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jiab/article/view/4315 

Suherlan, H. dkk. (2013). Psikologi Pelayanan di Bidang Pariwisata dan Hospitality Serta di Berbagai Bidang Bisnis Lainnya. Bandung : Penerbit Media Perubahan http://repository.stp-bandung.ac.id/handle/123456789/345 

Adhi, I.A. dkk. (2016). Pengaruh Faktor Psikologis Terhadap Keputusan Berkunjung (Survei Pada Pengunjung Batu Secret Zoo Jawa Timur Park 2), 35-43. 

https://www.neliti.com/publications/86554/pengaruh-faktor-psikologis-terhadap-keputusan-berkunjung-survei-pada-pengunjung

Hekkert, P. dkk. (2013). The mere exposure effect for consumer products as a consequence of existing familiarity and controlled exposure. 411-417. 

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0001691813001753